Musim Asap Sekolah Diliburkan

  • August 21, 2018
  • Kurnia Ramadhan
  • blog

Sudah sebulan terakhir asap mulai hadir di kota kami. Makin hari tampaknya makin menjadi-jadi, hingga sampai hari Minggu kemarin, asap semakin tebal menutupi kota kami. Nafas terasa berat, pilek muncul mendera anak-anak kami, kami seperti halnya korban pembantaian Nazi yang diberi asap beracun yang secara perlahan-lahan membunuh kami.

Saya marah, marah sekali, bingung, bingung sekali, kok sepertinya para pemimpin kami malah sibuk mencitrakan dirinya masing-masing, yang enek, kami menderita di asapi, dan saudara kami di Lombok menderita karena gempa, lah ini malah bikin iklan yang menghabiskan milyaran hanya karena ingin disebut milenial.

Inisiatif pun saya lakukan dengan menyuarakannya di media sosial tentang bencana asap ini, mulai dari nulis di wallnya Walikota Pontianak yang merupakan Calon Gubernur Kalimantan Barat berikutnya, Teten Masduki hingga Moeldoko tak luput dari informasi tentang asap yang saya forward ke wall medsos mereka.

Alhamdulillah ternyata hanya Walikota Pontianak saja yang merespon dengan mengeluarkan instruksi untuk meliburkan anak-anak sekolah dari TK hingga SMP hinggu satu minggu kedepan, setelah sebelumnya untuk tingkat SMA juga sudah keluar intruksi untuk libur yang dikeluarkan oleh Diknas Provinsi Kalimantan Barat.

Dan hari ini, pagi hari tetap kelam penuh dengan asap, sepertinya para pemegang kebijakan belum bekerja secara maksimal menerapkan hukum yang berlaku bagi pelaku pembakaran baik itu perorangan maupun perusahaan. Mungkin mereka lupa, bahwa ada statement dari Presiden akan mencopot Pangdam dan Kapolda jika kebakaran Karhutla tetap terjadi di daerah yang menjadi tanggung jawabnya (Intruksi Presiden).

Salam hormat untuk para pahlawan-pahlawan tanpa tanda jasa yang telah berjuang dengan maksimal untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat. Karena tampak dari satelite bahwa titik api sangat banyak terjadi di Kalimantan Barat.

Semoga Allah SWT memberikan kita semua rejeki hujan yang lebat yang penuh rahmat, sehingga asap beracun ini sirna dan udara kembali segar untuk kita hirup.