Ketika Harga Jengkol Meroket

  • August 1, 2018
  • Kurnia Ramadhan
  • blog

Kaget saya membaca berita online di Detik.Com tentang harga jengkol yang meroket, bahkan di Solo sudah mencapai Rp. 100.000,- / kg. Membuat saya menjadi gundah gulana. Bagaimana tidak, makanan yang enak itu kini semakin sulit didapat dan kalaupun ada harganya sudah seperti harga daging sapi yang juga semakin tinggi.

Jengkol Meroket Sumber: Detik.Com

Sebenarnya bukan hanya harga jengkol saja yang semakin meroket, yang saya alami sendiri saat belanja ke pasar, harga telur pun semakin meroket, dulu yang biasanya per butir Rp. 1.300,- sekarang sudah di atas Rp. 1.600,-. Bahkan ayam pun kini mahal meroket dan agak sulit didapat.

Mungkin ada baiknya perkebunan sawit digantikan dengan perkebunan jengkol, karena kalau kita lihat harga sawit kok malah makin menungkik sementara harga jengkol semakin meroket, kemana ahli ekonomi kita, kemana ahli perkebunan kita, kok ya gak jeli melihat peluang investasi dari jelinya jengkol yang nikmat hehehe.

Kasian rakyat, makanan primer yang yang biasanya cukup murah dibeli dan dimakan oleh khalayak ramai khususnya untuk saudara-saudara kita dengan tingkat ekonomi apa adanya kini justru sulit untuk sekedar hanya makan telur maupun ayam apalagi jengkol.

Mmm, mungkin ini dampak dari ekonomi yang meroket hehehe